SUGIO, LAMONGAN – Puskesmas Sugio menggelar kegiatan sosialisasi intensif mengenai persiapan penyiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal pada Senin (11/05/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di aula pertemuan puskesmas ini mengundang ibu-ibu kader kesehatan dari seluruh desa di wilayah kerja Puskesmas Sugio sebagai garda terdepan dalam penanganan gizi masyarakat.
Sosialisasi ini berfokus pada strategi penanganan kelompok rentan, di antaranya Ibu Hamil dengan kategori Kurang Energi Kronis (KEK) atau berisiko KEK, serta balita dengan masalah pertumbuhan seperti kategori T (berat badan tidak naik), berat badan kurang (underweight), dan gizi kurang (wasting). Melalui program PMT Lokal, diharapkan asupan nutrisi sasaran dapat terpenuhi menggunakan bahan pangan yang mudah didapat di lingkungan sekitar namun memiliki nilai gizi tinggi.
Dalam arahannya, tim tenaga kesehatan Puskesmas Sugio menekankan bahwa peran kader sangat krusial, tidak hanya dalam pendistribusian, tetapi juga dalam mengedukasi keluarga sasaran mengenai cara pengolahan makanan yang benar. "PMT Lokal bukan sekadar bantuan makanan, tetapi stimulan agar orang tua dan ibu hamil memahami bahwa protein hewani dan gizi seimbang bisa didapatkan dari bahan lokal seperti telur, ikan, dan kacang-kacangan yang ada di sekitar kita," ujar perwakilan tenaga gizi Puskesmas Sugio.
Para kader dibekali dengan standar penyusunan menu yang memenuhi syarat kecukupan protein dan kalori harian. Selain itu, ditekankan pula pentingnya pemantauan rutin terhadap kenaikan berat badan balita dan lingkar lengan atas (LILA) pada ibu hamil setelah mendapatkan intervensi PMT.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antara Puskesmas dan kader kesehatan desa. Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam dari para kader, wilayah kerja Puskesmas Sugio optimis dapat menurunkan prevalensi stunting secara signifikan dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Sugio secara berkelanjutan.
