Akses terhadap air minum yang aman merupakan pilar utama dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan, seperti diare dan stunting. Sebagai upaya nyata untuk memastikan hal tersebut, tim kesehatan lingkungan dari Puskesmas Sugio melaksanakan kegiatan Surveilans Kualitas Air Minum Rumah Tangga (SKAMRT) di wilayah Desa Kalipang. Kegiatan ini bertujuan untuk memotret kondisi riil kualitas air yang dikonsumsi masyarakat, mulai dari sarana fisik air bersih hingga pengujian kualitas air di tingkat rumah tangga. Melalui surveilans ini, diharapkan risiko pencemaran dapat dipetakan secara akurat demi menjamin kesehatan jangka panjang bagi seluruh warga desa.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan inspeksi sanitasi terhadap sarana air minum serta pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium, mencakup parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi. Partisipasi aktif warga Desa Kalipang sangat terlihat saat petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan air minum yang benar, seperti cara penyimpanan yang higienis dan pentingnya merebus air hingga mendidih sebelum dikonsumsi. Data yang diperoleh dari hasil surveilans ini nantinya akan menjadi dasar bagi pihak terkait untuk mengambil kebijakan perbaikan lingkungan dan memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat dalam menjaga sumber air agar tetap layak konsumsi.
Keberhasilan program SKAMRT di Desa Kalipang ini tidak lepas dari sinergi antara petugas kesehatan, perangkat desa, dan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih dan sehat. Dengan adanya pemantauan berkala seperti ini, potensi gangguan kesehatan yang bersumber dari air dapat diminimalisir secara signifikan. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sanitasi lingkungan sekitar, sehingga Desa Kalipang dapat mewujudkan kemandirian kesehatan melalui akses air minum yang benar-benar aman, bermutu, dan terlindungi dari kontaminasi.
