Kesehatan seorang anak merupakan fondasi utama dalam proses belajar dan tumbuh kembang yang optimal. Menyadari pentingnya aspek psikologis sejak dini, tim kesehatan dari Puskesmas Sugio melaksanakan kegiatan skrining kesehatan jiwa yang ditujukan bagi siswa-siswi di SDN 2 Gondang Lor. Program ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan langkah preventif strategis untuk memantau kondisi emosional, perilaku, dan perkembangan mental anak di lingkungan sekolah. Dengan deteksi dini, potensi hambatan belajar maupun gangguan kecemasan pada anak dapat diidentifikasi lebih awal sehingga intervensi yang tepat dapat segera diberikan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti serangkaian evaluasi sederhana namun komprehensif yang dirancang untuk memotret kesehatan mental mereka secara umum. Suasana edukatif dan suportif tercipta berkat kerja sama yang erat antara petugas kesehatan, pihak sekolah, dan para guru. Skrining ini juga menjadi sarana edukasi bagi tenaga pendidik untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku siswa yang mungkin memerlukan perhatian khusus. Melalui penguatan kesehatan jiwa di sekolah, diharapkan siswa SDN 2 Gondang Lor tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental (resiliensi) yang kuat dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mengintegrasikan layanan kesehatan primer ke dalam lingkungan pendidikan. Keberhasilan skrining di SDN 2 Gondang Lor menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak. Dengan jiwa yang sehat, anak-anak akan lebih mudah menyerap ilmu, berinteraksi secara sosial dengan positif, dan tumbuh menjadi generasi emas yang ceria serta berkarakter. Dukungan penuh dari orang tua dan lingkungan sekitar tetap menjadi faktor penentu agar hasil dari skrining ini dapat ditindaklanjuti demi kesejahteraan psikologis anak secara jangka panjang.
