Sebagai upaya nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik, SD Negeri 1 Bedingin menggelar kegiatan Survey Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan. Survey ini dirancang bukan sekadar untuk mengambil data statis, melainkan sebagai instrumen evaluasi mendalam untuk memetakan sejauh mana kebiasaan bersih dan sehat telah diimplementasikan dalam rutinitas harian di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan survey ini berfokus pada beberapa indikator utama PHBS di institusi pendidikan. Di antaranya adalah kebiasaan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas, penggunaan jamban yang bersih dan sehat, memberantas jentik nyamuk di lingkungan sekolah, hingga kesadaran siswa untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, aspek konsumsi juga menjadi sorotan penting, di mana tim surveyor memantau kualitas jajanan di kantin sekolah agar tetap higienis dan memiliki nilai gizi yang baik bagi tumbuh kembang anak.
Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, siswa-siswi SD Negeri 1 Bedingin menunjukkan respon yang sangat positif. Melalui pendekatan yang interaktif dan edukatif, anak-anak tidak hanya mengisi kuisioner atau diperiksa kesehatannya, tetapi juga diberikan pemahaman logis mengenai dampak buruk kuman dan penyakit jika mengabaikan kebersihan. Para guru juga turut aktif mendampingi, sekaligus berkomitmen untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai PHBS ini ke dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari demi membentuk karakter siswa yang disiplin terhadap kesehatan diri.
Melalui momentum survey PHBS ini, SD Negeri 1 Bedingin berharap dapat memperkuat fondasi program pembiasaan karakter sehat di sekolah. Dengan sinergi yang kuat antara pihak sekolah, orang tua, dan fasilitas kesehatan setempat seperti Puskesmas, diharapkan lingkungan SD Negeri 1 Bedingin dapat terus menjadi zona bersih yang bebas dari ancaman penyakit penular. Pada akhirnya, tubuh yang sehat akan melahirkan pikiran yang cerdas, sehingga seluruh siswa dapat belajar dengan optimal dan mengukir prestasi terbaik mereka demi masa depan.
