PUSKESMAS SUGIO

Putus Rantai Penularan Hepatitis B, Puskesmas Sugio Lakukan Pemantauan Bayi dari Ibu HBsAg Positif di Desa Bakalrejo

berita
Sabtu, 06 Juni 2026
7x dilihat
Foto: Putus Rantai Penularan Hepatitis B, Puskesmas Sugio Lakukan Pemantauan Bayi dari Ibu HBsAg Positif di Desa Bakalrejo

SUGIO, LAMONGAN – Puskesmas Sugio terus berkomitmen penuh dalam menyukseskan program eliminasi penularan penyakit menular dari ibu ke anak (PPIA). Sebagai langkah nyata, tim kesehatan Puskesmas Sugio melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan untuk memantau kondisi kesehatan bayi yang lahir dari ibu dengan HBsAg (Hepatitis B Surface Antigen) positif. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan bayi mendapatkan proteksi maksimal serta mendeteksi dini keberadaan virus Hepatitis B, sehingga rantai penularan penyakit hati kronis dari ibu ke janin dapat diputus sejak awal kehidupan anak.

Pentingnya Proteksi Dini dan Pemeriksaan Berkala

Hepatitis B merupakan salah satu infeksi virus pada hati yang sangat rawan ditularkan dari ibu hamil ke bayinya saat proses persalinan (penularan vertikal). Oleh karena itu, bayi yang lahir dari ibu dengan HBsAg positif memerlukan penanganan dan pemantauan yang jauh lebih spesifik dibandingkan bayi pada umumnya.

Petugas program pencegahan penyakit Puskesmas Sugio menjelaskan bahwa langkah awal pencegahan sebenarnya sudah dimulai langsung saat bayi lahir di fasilitas kesehatan.

"Setiap bayi yang lahir dari ibu HBsAg positif wajib mendapatkan suntikan imunisasi Hepatitis B (HB0) beserta Hepatitis B Immune Globulin (HBiG) kurang dari 24 jam setelah persalinan. Kunjungan kami ke Desa Bakalrejo hari ini adalah untuk memantau tumbuh kembangnya, memastikan jadwal imunisasi lanjutannya tepat waktu, serta mempersiapkan pemeriksaan skrining darah lanjutan saat anak berusia 9–12 bulan nanti," jelasnya.

Edukasi Pola Asuh dan Dukungan bagi Keluarga

Selain memeriksa kondisi fisik dan memverifikasi buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) milik bayi, tim medis Puskesmas Sugio juga memberikan ruang konseling dan dukungan psikologis bagi pihak keluarga. Ibu dan keluarga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, teknik pemberian ASI yang aman, serta pemenuhan gizi yang optimal guna mendongkrak daya tahan tubuh bayi.

Kepala UPT Puskesmas Sugio di tempat terpisah menegaskan bahwa deteksi aktif dan pelacakan kasus di lapangan seperti ini sangat krusial. Kerja sama yang solid antara petugas puskesmas, bidan desa, dan kader kesehatan di Desa Bakalrejo menjadi kunci utama agar tidak ada satu pun bayi berisiko yang luput dari pemantauan.

Pihak Puskesmas Sugio berharap, melalui pengawalan medis yang ketat dan berkesinambungan ini, generasi penerus di wilayah Kecamatan Sugio, khususnya di Desa Bakalrejo, dapat tumbuh dengan sehat, produktif, dan sepenuhnya terbebas dari ancaman infeksi Hepatitis B. 

Posting Lainnya

PUSKESMAS SUGIO KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Balai Desa Sugio No 33, Desa Sugio, Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan
  • puskesmas-sugio@lamongankab.go.id
  • (0322) 4651478
  • +6285117353853
Logo Branding Lamongan
© 2026 Puskesmas Sugio Kabupaten Lamongan